Minggu, 28 Oktober 2018

Masyarakat Pedesaan Dan Perkotaan

Masyarakat Pedesaan


Secara awam masyarakat desa sering diartikan sebagai masyarakat tradisional dari masyarakat primitif (sederhana). Namun pandangan tersebut sebetulnya kurang tepat, karena masyarakat desa adalah masyarakat yang tinggal di suatu kawasan, wilayah, teritorial tertentu yang disebut desa. Sedangkan masyarakat tradisional adalah masyarakat. yang menguasaan ipteknya rendah sehingga hidupnya masih sederhana dan belum kompleks. Memang tidak dapat dipungkiri masyarakat desa dinegara sedang
berkembang seperti Indonesia, ukurannya terdapat pada masyarakat desa yaitu bersifat tradisional dan hidupnya masih sederhana, karena desa-desa di Indonesia pada umumnya jauh dari pengaruh budaya asing/luar yang dapat mempengaruhi perubahan-perubahan pola hidupnya.

Adapun ciri-ciri masyarakat desa antara lain :
  1. Kehidupan masyarakat pedesaan masih memegang tinggi nilai keluhuran keagamaan dan juga kebudayaan
  2. Warga pedesaan sering sekali bergotong-royong ketimbang dengan individualisme
  3. Masyarakat pedesaan masih berkutat dengan hal-hal yang lama dan juga cenderung susah untuk dapat menerima hal baru
  4. Fasilitas-fasilitas masih jarang terdapat di pedesaan
  5. Akses pedesaan yang terpencil susah untuk ditempuh
  6. Menjunjung tinggi norma-norma yang berlaku didaerahnya
  7. Mempunyai sifat kekeluargaan yang erat
  8. Berbicara jujur dan lemah lembut
  9. Tertutup dalam hal 
  10. Perasaan tidak ada percaya diri terhadap masyarakat kota
  11. Menghargai orang lain
  12. Demokratis dan juga religius

Masyarakat Perkotaan


Masyarakat perkotaan ialah masyarakat yang dihuni oleh orang-orang yang bersifat heterogen kedudukan sosialnya . Masyarakat kota ini pada dasarnya telah mengikuti dampak dari era globalisasi sehingga dapat sering kali pada umumnya muncullah suatu individualisme yakni kurang nya rasa sosialisasi antara orang lain.

Ciri-ciri masyarakat kota (urban) antara lain :
  1. Kehidupan agamanya berkurang sebab biasanya hanya duniawi saja yang di kejar nya tanpa memikirkan kelak akhirat nanti
  2. Banyak warga kota yang individualisme tanpa harus memperdulikan orang lain
  3. Warga kota pada umumnya mendapatkan pekerjaan lebih banyak dan lebih baik
  4. Perubahan-perubahan akan terlihat nyata di kota sebab sangat berpengaruh dari budaya luar
  5. Lebih sering terkena dampak globalisasi.
  6. Orang kota pada umumnya akan dapat mengurus dirinya sendiri tanpa bergantung pada orang lain
  7. Kehidupan keluarga sering sukar untuk disatukan, karena perbedaan politik dan agama dan sebagainya.
  8. Pola pikiran rasional yang dianut oleh masyarkat perkotaan.
  9. Interaksi-interaksi yang terjadi lebih berdasarkan pada faktor kepentingan pribadi daripada kepentingan umum.

Sumber :
https://adeadittama.weebly.com/blog/masyarakat-pedesaan-dan-masyarakat-perkotaan
https://visiuniversal.blogspot.com/2014/12/pengertian-dan-perbedaan-masyarakat.html
Dikutip pada tanggal : 28 Oktober 2018 Pukul 22.19 WIB

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PELUANG DAN TANTANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM INDUSTRI 4.0

KELOMPOK 3 DAFFA TSANY SEMBODO (11118617) DENNIS FERDIAN (11118749) MUHAMMAD CHALIF CHAIDIR (14118521) QABILIE AUZA’IE M ASAS (15118684) RAD...